5 Fakta Menarik Suku Nias, Seperti Apa Asal Usulnya?

5 Fakta Menarik Suku Nias - Suku Nias adalah salah satu suku yang cukup populer di Indonesia, Suku ini berasal dari Pulau Nias. Bagi yang belum tahu Pulau Nias berada di ujung barat Sumatera, namun secara adminstratif letaknya berada di Provinsi Sumatera Utara. 

Mereka sendiri orang-orang Suku Nias menamakan dirinya sebagai "Ono Niha", dalam bahasa mereka Ono memiliki arti keturunan atau anak sedangkan Niha memiliki arti manusia. 

Fakta-suku-nias
(Tradisi Fahombo, Nias) 

Salah satu yang membuat Suku Nias terkenal adalah karena mereka punya kebudayaan yang cukup khas dan juga peninggalan-peninggalan sejarah yang ada. Dari peninggalan tersebutlah dapat diambil kesimpulan bahwa Suku Nias Kuno telah ada ribuan tahun lalu dan menganut budaya megalitik. 

Lantas apa saja sih fakta-fakta yang dimiliki oleh Suku Nias? Berikut ini mimin akan mengajak kamu Melihat Dunia budaya khususnya tentang fakta menarik Suku Nias. Check this out... 

5 Fakta Menarik Suku Nias : 

1. Asal Usul Suku Nias

Asal usul atau sejarah awal dari adanya Suku Nias sendiri punya banyak pendapat mulai dari cerita dan mitos yang berkembang, serta adanya penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan. 

Dalam sebuah cerita disebutkan bahwa kehidupan di Pulau Nias berasal dari zaman raja Sirao. Raja ini memiliki 9 putra yang diperintahkan untuk keluar Teteholi Ana’a untuk memperebutkan Takhta Sirao. 

Teteholi Ana’a sendiri adalah tempat yang didalamnya terdapat Sigaru Tora’a atau pohon kehidupan. 

Kemudian ada juga penelitian yang dilakukan oleh Arkeologi yang dimulai pada 1999, dimana dalam penelitian tersebut menyebutkan bahwa Pulau Nias telah di huni sejak 12.000 tahun yang lalu oleh para imigran dari Asia. Ada kesamaan budaya yakni budaya Hoabinh dari Vietnam, sehingga diklaim penduduk Pulau Nias berasal dari orang-orang Vietnam. 

Ada juga penelitian yang dilakukan oleh para mahasiswa doktoral Departemen Biologi Molekuler Forensik Erasmus MC di tahun 2013. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa penduduk Nias berasal dari rumpun Austronesia yang telah ada sejak 4.000 - 5.000 tahun yang lalu. Mereka diperkirakan merupakan orang Taiwan yang datang melalui Jalur Filipina. 

2. Kebudayaan dari Suku Nias

Salah satu budaya Suku Nias yang membuat begitu populer adalah budaya lompat batu atau Fahombo. Tradisi Fahombo ini dilakukan oleh masyarakat Nias di Kabupaten Nias Selatan. 

Tradisi yang satu ini sendiri sudah dilakukan oleh para leluhur, sebenarnya Fahombo adalah salah satu bentuk latihan untuk berperang. Dimana dulu sering terjadi perang antar suku dan melompat batu ini adalah cara agar para prajurit menjadi tanggung dan mampu melompati benteng lawan. 

Untuk sekarang tradisi Fahombo dikenal juga sebagai tradisi kedewasaan, dimana jika laki-laki sudah bisa melompati batu yang disusun setinggi 2 meter ini maka dianggap ia telah dewasa. 

3. Bahasa Suku Nias

Bahasa yang digunakan oleh Suku Nias sendiri adalah menggunakan Bahasa Nias, bahasa yang digunakan termasuk kedalam rumpun bahasa Sumatera Barat Laut kepulauan penghalang dan menjadi penghubung dari Bahasa Batak dan juga Mentawai. 

Menurut catatan di tahun 2000, ada sebanyak 770.000 orang yang menjadi penutur bahasa Nias. Bahasa Nias sendiri punya tiga dialek yakni dialek utara yang dituturkan di Gunungsitoli, Lahewa dan Alasa. Kemudian ada dialek Nias Selatan yakni dituturkan di Sirombu dan Mandrehe. Ada juga dialek Nias Tengah yang dituturkan di Nias Barat. 

4. Rumah Adat Suku Nias

Rumah-adat-nias
(Rumah Adat Nias) 

Suku Nias juga mempunyai rumah adat khasnya sendiri, rumah adat Nias disebut dengan Omo Sebua. Salah satu yang membuatnya cukup unik adalah rumahnya didirikan tanpa menggunakan paku. Meskipun begitu Omo Sebua ini dirancang khusus agar dapat melindungi diri dari serangan musuh saat peperangan. 

Ditambah lagi dengan lokasi Omo Sebua yang biasanya minim akses untuk masuk ke bagian dalam dan ini juga merupakan salah satu strategi para leluhur yang dahulu sering terjadi peperangan. 

Rumah adat Nias juga berdiri kokoh dengan tiang-tiang kayu Ulin yang cukup besar. Fyi, Omo Sebua punya atap yang cukup curam dan memiliki ketinggian kurang lebih mencapai 16 meter. 

5. Kehidupan Masyarakat Nias

Kehidupan orang-orang Nias sendiri masih menjunjung tinggi kebudayaan para leluhur mereka. Dimana hal itu terlihat dari rumah adat yang masih terawat, upacara adat hingga bahasa yang mereka gunakan sehari-hari. 

Mata pencaharian utama dari masyarakat Nias sendiri rata-rata adalah berladang, seperti menanam ubi jalar, ubi kayu, kentang dan juga padi. Sebagian ada juga yang berburu dan meramu cengkeh serta nilam untuk diambil minyaknya. Hal ini merdeka lakukan biasanya untuk mata pencaharian tambahan. 

Ciri-ciri orang asli dari Suku Nias sendiri memiliki tinggi kurang lebih 150 cm, dengan warna kulit cerah, tulang pipi yang kurang menonjol, bibir tipis, dan hidung yang cenderung pesek. Sebagian orang-orang Nias sendiri memeluk agama Kristen dan juga Islam. 

Kesimpulan 

Nah, itulah 5 fakta menarik Suku Nias. Dengan semua yang dimiliki oleh Suku Nias pantas rasanya apabila mereka cukup di kenal di Indonesia. Kebudayaan yang mereka miliki juga cukup kental dan jumlah penduduk sukunya juga termasuk kedalam Suku besar di Indonesia. 

Mungkin itu saja dari MelihatDunia.xyz dan tetaplah simak informasi lainnya untuk melihat dunia ini, disini. 

Khoerul Mustofa
Khoerul Mustofa Percayalah setiap manusia hanya bisa mengendalikan dua hal yakni pikiran dan juga tindakan. So, selebihnya pasrahkan saja semuanya kepada Tuhan.

Posting Komentar untuk "5 Fakta Menarik Suku Nias, Seperti Apa Asal Usulnya? "