Bagaimana Ciri-Ciri Surat Dinas dari Segi Bentuk dan Isi? Cara Membuat Surat Dinas

Cara Membuat Surat Dinas - Belajar membuat surat Dinas adalah hal yang cukup penting, dimana pelajaran mengenai cara membuat surat dinas ini masuk ke dalam materi bahasa Indonesia pada tingkat SMA. Surat dinas sendiri adalah surat resmi yang biasanya di keluarkan oleh instansi atau lembaga. 

Surat-dinas
(Cara membuat surat dinas) 

Lebih lengkapnya surat dinas atau surat formal yang dibuat oleh instansi atau lembaga dengan tujuan kedinasan tertentu yang bersifat resmi. Biasanya surat dinas berisikan tentang pengumuman, izin, surat tugas dan juga urusan dinas lainnya. 

Berikut ini mimin akan mengajak kamu untuk melihat dunia pendidikan khususnya tentang cara membuat surat dinas. Dalam hal ini mimin akan ulas mengenai ciri-ciri surat dinas dari segi bentuk dan isi. Check this out...

Cara Membuat Surat Dinas, Bentuk dan Isi Surat Dinas

Ciri-ciri Surat Dinas dari Segi Bentuk : 

1. Adanya Kepala Surat

Ciri pertama surat dinas dari segi bentuk adalah wajib mempunyai kepala surat, bagi yang belum tahu kepala surat ini berisi nama lembaga atau instansi yang membuat surat tersebut. Biasanya akan besar dan juga dengan format tebal. Tak hanya nama dalam kepala surat alamat lengkap dari lembaga atau instansi juga dicantumkan. 

2. Terdapat Perihal, Nomor Surat atau Juga Lampiran

Setiap surat dinas juga akan mencantumkan perihal atau maksud dari dibuatnya surat tersebut. Ada juga nomor surat yang merupakan urutan dari surat yang pernah dikeluarkan oleh suatu lembaga atau instansi. Dan terakhir terdapat juga lampiran apabila memang diperlukan. 

3. Adanya Tanda Tangan, Nama Serta Jabatan

Dalam surat dinas juga akan dicantumkan tanda tangan, nama serta jabatan pemimpin atau orang yang bersangkutan dalam suatu instansi atau lembaga. Bagian ini biasanya pada bagian bawah atau penutup surat. Karena ini adalah surat dinas maka adanya tanda tangan dan stempel serta juga nama ini membuat surat tersebut resmi dan formal. 

Ciri-ciri Surat Dinas dari Segi Isi : 

1. Tujuan yang Jelas

Ketika suatu instansi atau lembaga mengeluarkan surat dinas maka disitu akan ada kepentingan yang memang sebelumnya sudah direncanakan. So, isi dari surat dinas harus lah jelas dan membuat penerima mudah memahaminya. Seperti yang sudah dibahas bahwa isi dari surat dinas biasanya tak lepas dari pengumuman, izin dan juga surat penugasan. 

2. Bahasa Baku

Bahasa dari surat tugas juga wajib baku. Hal ini karena surat dinas bersifat resmi, oleh karenanya sesuai dengan kaidah harus menggunakan bahasa yang baku dan pastinya sesuai dengan PUEBI. 

3. Kata Sapaan Formal

Tak hanya baku, dalam surat dinas juga harus menggunakan bahasa yang formal. Termasuk dalam hal ini adalah kata atau kalimat sapaan yang ada dalam surat. Kata sapaan yang formal sendiri misalnya ada kaya Bapak, Ibu atau Saudara yang memang sifatnya formal dan banyak digunakan. 

Kesimpulan

Nah, itulah cara membuat surat dinas yang sesuai dan bentu dan isinya. Dimana dapat disimpulkan surat dinas dari segi bentuk maka akan ada kepala surat, perihal, nomor surat, lampiran dan juga tanda tangan serta nama jabatan. Sedangkan jika dilihat surat dinas dari isinya adalah punya tujuan yang jelas dan juga menggunakan bahasa yang baku dan formal. 

Mungkin itu saja dari MelihatDunia.xyz dan tetaplah simak informasi lainnya untuk melihat dunia ini, disini. 


Khoerul Mustofa
Khoerul Mustofa Percayalah setiap manusia hanya bisa mengendalikan dua hal yakni pikiran dan juga tindakan. So, selebihnya pasrahkan saja semuanya kepada Tuhan.

Posting Komentar untuk "Bagaimana Ciri-Ciri Surat Dinas dari Segi Bentuk dan Isi? Cara Membuat Surat Dinas"